Kamis, 16 November 2023

Selama di panti jompo swasta di Malang (bag 11)

 Selama 9 bulan tinggal di panti jompo dan ketemu saya, banyak hal beliau bercerita termasuk mengenai anaknya yang hilang tersebut dan permasalahan di panti jompo.

Awalnya dia merasa nyaman, karena ada perawatan kakinya akibat diabetes oleh dokter yang di datangkan oleh pihak panti, dan untuk itu p Mustofa bersedia memberikan separuh haknya dari uang bantuan biaya hidup dari sebuah yayasan yang bergerak di bidang zakat sebesar Rp 150.000 per bulan.

Perlu diketahui p Mustofa ini disamping mendapatkan bantuan dari yayasan zakat sebesar Rp 300.000 per bulan, beliau juga mendapatkan fasilitas BPJS yang di biayai oleh pemerintah. Sehingga termasuk cukup beruntung di banding lansia lainnya di panti jompo.

Namun beberapa bulan kemudian, p Mustofa merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan panti jompo tersebut, hal itu juga yang saya alami begitu pertama kali menginjakkan kaki di panti jompo ini.

Kalau dari sarana dan prasarana cukup baik dan boleh dikatakan lebih dari panti-panti lainnya, namun saat begitu jam makan tiba, saya kaget kok sangat minim sekali menunya. Kemudian saya bertanya kepada salah satu lansia disana, berapa kali makan dalam sehari, mereka menjawab 2 kali, yaitu pagi dan sore. Saya pun lebih kaget lagi, karena menu makan sudah di bawah standard dan dan hanya 2 kali dalam sehari.

Bersambung 

Share:

0 Comments:

Posting Komentar

Hubungi

Profil

ksn

https://rumahbahagialansia.blogspot.com

Testimoni

Video

Tik Tok

Donasi

donasi

Labels